PKD - Banyaknya aspirasi yang mempertanyakan kelambanan perbaikan jalan di Kota Bandung kini mulai terjawab. Dinas DBMP yang bertanggungjawab terhadap perbaikan jalan kini mulai melakukan perbaikan penambalan, meskipun sebatas perbaikan sementara, tetapi bagi warga pengguna jalan sangatlah membantu.
Salah satu conto diruas jalan Ibrahim Aji kea rah soekarno hata, jalan vital tersebut kini relative aman untuk dilalui karena lubang-lubang yang dulu menganga kini sudah ditambal, kemacetan yang diakibatkan penyempitan jalan pun, kini sudah mulai terurai lancar.
Meskipun demikian perbaikan yang sifatnya darurat tersebut tidak berlaku untuk keseluruhan ruas jalan Kota Bandung sehingga kondisi kemacetan dan rawan kecelakaan masih menghantui para pengendara.
Menurut Iming Ahmad perbaikan darurat berupa penambalan diprioritaskan pada jalan yang kerusakannya cukup parah. adapun untuk perbaikan sementara anggarannya diambil dari dana tanggap darurat APBD 2010. Sedangkan perbaikan secara permanen, akan dilakukan pertengahan Mei. ADMIN
Selengkapnya...
25 April 2010
Tanggap Darurat Perbaikan Jalan
11 April 2010
PLTSA Adalah Kebijakan Yang Visioner
Kajian Bapenas PLTSa Sudah layak
PKD - Persoalan pengolahan sampah bagi kota besar seperti Kota Bandung bukan pekerjaan mudah, disamping perlu kampanye penyadaran terhadap warga secara kontinyu tentang cara pengelolaan sampah berbasis 3R ( Reduse, Reuse Dan Recycle) yang ramah lingkungan juga diperlukan penanganan pengelolaan dalam sekala besar.
Pasca longsornya TPA Leuwigajah milik Kota Bandung tahun 2005, yang menewaskan sekitar 143 orang, hingga membuat Pemkot Bandung kesulitan mencari tempat pembuangan sampah akhir, karena adanya tarik menarik kepentingan diberbagai daerah.
Ditengah kebuntuan yang tak berujung, Walikota Bandung H. Dada Rosada pada waktu itu memutuskan sebuah kebijakan yang sangat visioner yaitu pengelolaan sampah melalui sistim ‘Waste to Energy’, adalah proses menciptakan energi dalam bentuk listrik atau panas dari pembakaran sumber limbah, atau dengan kata lain PLTSA Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, demikian beberapa ponters penting pertemuan Walikota Bandung dengan jajaran SKPD terkait, pengusaha, serta tokoh masyrakat Kota Bandung di Pendopo, sabtu malam (11/4).
Menurut Walikota Bandung H. Dada Rosada, berkaca kepada persoalan yang ditimbulkan sampah demikian besar terhadap aspek lingkungan, dan disisi lain volume sampah Kota Bandung dari tahun ketahun semakin meningkat, maka Kota Bandung memutuskan untuk membangun PLTSA disamping itu untuk sisanya kita menggunakan pengolahan sampah yang ramah lingkungan melalu 3R, Reduse, Reuse Dan Recycle.
Ternyata lanjut walikota, untuk membangun PLTSA di Kota Bandung kita terbentur aturan pemerintah pusat, dimana regulasinya harus melalui tender juga sarat dengan teknologi tinggi sehingga untuk menutupi kebutuhan dana yang demikian besar kita meminta bantuan kepada Pemerintah Pusat.
Sementara itu ditempat yang sama Sekdakot Edi Siswadi mengutarakan, setelah melalui proses yang amat panjang ternyata menurut kajian Bapenas RI, rencana pembangunan PLTSA di Kota Bandung sudah layak, bahkan menurut edi, tanggal 16 april, rencana pembangunan PLTSA Kota Bandung sudah memasuki tahapan tender. Menurut catatannya, “di Bapenas sudah ada sekitar 35 investor yang mendaftar.” Tambah edi. ADMIN
Selengkapnya...
09 April 2010
BERITA DUKA
INNALILLAHI WAINAILLAHI ROJIUN TELAH BERPULANG KERAHMATULLOH BAPAK WAHYU HAMIJAYA MANTAN WALIKOTA BANDUNG PERIODE 1993-1998. BELIAU MENINGGAL DIRUMAH SAKIT HASAN SADIKIN BANDUNG KAMIS, 8 APRIL 2010 PUKUL 21.27 WIB.
SEGENAP PENGELOLA ADMIN WEB POJOK KANG DADA MENGUCAPKAN BELASUNGKAWA SEDALAM DALAMNYA SEMOGA AMAL IBADAH BELIAU SEMASA HIDUP DI TERIMA DI SISI ALLAH SWT, SERTA KELUARGA YANG DITINGGAL DIBERI KETABAHAN. AMIN.
Walikota Bandung H. Dada Rosada, dalam siaran persnya seperti dikutip harian Galamedia semalam menyatakan, Wahyu Hamijaya merupakan sosok pimpinan yang bisa dijadikan guru sekaligus teman. ”Beliau yang mengenalkan pembangunan kerakyatan Manunggal Satata Sariksa, yang kemudian saya aplikasikan menjadi 7 program prioritas Kota Bandung,” ujarnya.
Walikota mengajak masyarakat Kota Bandung untuk mendoakan almarhum Wahyu Hamijaya. ”Beliau berjasa bagi Kota Bandung dan juga Persib,” katanya. ADMIN
Selengkapnya...
08 April 2010
Persyaratan Pengajuan Dana Bansos Diperketat
PKD - Tuntutan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kegiatan warga yang didanai bantuan social (bansos) atau hibah dari pemerintah Kota Bandung mengemuka akhir-akhir ini. Selama ini disinyalir banyak dana bantuan dari pemerintah Kota Bandung yang telah disalurkan kepada warga tetapi dalam kenyataanya tidak pernah ada laporan kegiatanya.
Di tahun 2009 saja pemkot kebanjiran sekitar 3.000 proposal permintaan bantuan dari warga, dan hanya 60 persen yang bisa dibantu, sisanya 40 persen pemkot belum bisa memberikan bantuan, karena berbagai hal seperti program yang tidak selaras, tidak lengkap secara administrasi serta karena kehabisan dana.
Untuk mengantisipasi permintaan bansos dan hibah dalam tahun anggaran 2010, Pemkot Bandung akan memperketat seleksi dan persyaratan permohonan bantuan social dari masyarakat, guna mencegah adanya penyalahgunaan dana bantuan alias pengajuan proposal fiktif.
Kedepan semua warga yang menerima dana bantuan dari pemerintah kota, baik bansos maupun hibah harus ada pertanggungjawabannya, harus ada laporan kegiatan yang telah dilaksanakan jika tidak maka akan dicatat dan bisa saja di-blacklist.
Menurut Sekdakot Edi Siswadi seperti dikutif harian Galamedia Rabu, (07/04), Pemkot Bandung ingin ada sebuah akuntabilitas serta seleksi yang lebih tepat. Seleksi mengenai mana yang lebih layak menerima bantuan dari sisi urgensi, program, dan persyaratan administratif, hingga usulan besaran.
"Bahkan bila perlu, lakukan paparan program sehingga bisa meyakinkan dan benar adanya. Untuk infrastruktur seperti pembangunan masjid atau jalan, harus ada fotonya dan hasil laporan etelah proses pengerjaan dilakukan,"tuturnya, ADMIN
Selengkapnya...


