09 Agustus 2009

Laporan Utama PKD : Yudi Chrisnandi di Tengah Arus Dua Kubu

PKD - Tekad Yudi Chrisnandi untuk mencalonkan menjadi Ketua Umum Partai Golkar, sudah bulat. Hal tersebut terangkum dalam pernyataan Yudi dihadapan peserta diskusi di GGM Bandung, Sabtu, (8/8).

Menurut Yudi, secara faktual dukungan rakyat terhadap Partai Golkar pada pemilu 2009 melemah dan diprediksi pada tahun 2010 – 2014 dinamika politik bakal mengalami konfigurasi yang cukup ketat, sehingga perlu adanya terobosan dan perubahan dalam menghadapi hal tersebut.

Berangkat dari kesadaran tersebut Yudi menyatakan maju menjadi kandidat Ketua Umum Partai Golkar, ditengah dua kekuatan kandidat lain yang kini saling berhadap-hadapan, antara kubu Abu Rizal dengan kubu Surya Paloh.

yudi-chrisnandi.antara dokDari kedua kandidat tersebut, hanya Yudi yang berani mengatakan siap beroposisi dengan pemerintahan SBY. ”doktrin karya kekaryaan bukan berarti harus selalu berada dalam pemerintahan”, katanya.

Pesimis
Sementara itu pengamat politik Bima Arya mengaku pesimis, Yudi bakal terpilih menjadi Ketum Golkar, meskipun demikian pengamat politik itu memberikan apresiasinya terhadap kemunculan Yudi sebagai kandidat ketum Golkar. “Yudi adalah pendobrak kebekuan dalam tubuh Partai Golkar”. Sebutnya.

Masih menurut Bima, secara realitas berat bagi Yudi untuk bisa menjadi Ketum Golkar, mengingat masih tingginya fragmatisme (persoalan giji) dalam tubuh Golkar. Aep Alamsyah
Selengkapnya...

Multi Krisis Dalam Tubuh Partai Golkar

PKD – Seiring dengan merosotnya perolehan suara Partai Golkar dalam Pileg serta kekalahan Yusuf Kalla dalam Pilpres 2009 yang lalu, suara-suara kencang baik diinternal maupun ekternal Golkar terus disuarakan.


Pengamat politik Bima Arya mengatakan, ada lima krisis yang menghinggapi Partai Golkar saat ini, kelima krisis ini harus segera dijawab. Jika tidak, prediksi Ketua Partai Demokrat Ahmad Mubarok tentang perolehan suara 2,5 persen Partai Golkar bisa menjadi kenyataan dalam pemilu 2014.

Pernyataan tersebut diungkapkan Bima dalam sebuah diskusi yang digagas oleh kelompok muda Partai Golkar Jabar di GGM Bandung Sabtu, (8/8). Menurut Bima, “krisis yang paling menonjol adalah krisis elektoral, Pileg 2009 Golkar mengalami penurunan suara yang cukup drastis, hingga kurang dari 15 persen”, katanya.

Dalam pengamatanya, disamping krisis elektoral, Partai Golkar juga mengalami krisis orientasi politik yang membuat lemahnya daya konsolidasi kebawah hal tersebut membuat Partai Golkar kehilangan dukungan dari kelompok massa mengambang

Kemudian krisis regenerasi, dalam menghadapi tantangan kerasnya pemilu 2014, saat ini Partai Golkar memerlukan regenerasi, partai harus memberikan porsi yang besar kepada kaum muda.

“kedepan diperkirakan ditubuh PDIP dan partai lainnya sama bakal mengalami regenerasi”, cetusnya.

Selanjutnya krisis mesin partai, pada pemilu 2009, jaringan organisasi sayap partai sedikit sekali memberikan kontribusi suara dan terakhir adanya krisis faksionalisasi.

Krisis faksionalisasi ini disebut-sebut sebagai yang paling berbahaya yang telah banyak menggerogoti suara dalam pileg maupun pilpres. Menurut Bima, Partai Golkar kehilangan metoda dalam mekanisme konsolidasi untuk menyelesaikan faksionalisasi. Admin
Selengkapnya...

Indra J. Piliang : Pentingnya Regenerasi Ditubuh Partai Golkar

14.18 by kangdada · 0 komentar
Label:

PKD - Gerakan perubahan kaum muda Partai Golkar yang dipelopori Yudi Chrisnandi terus bergelora tak bisa dibendung. Gerakan perubahan ini terus membetot perhatian elit-elit politik ditubuh Partai Golkar.


Doktrin karya-kekaryaan yang menjadi salah satu alasan utama Partai Golkar sulit menjadi partai oposisi terus ditentang oleh Yudi Cs. Pilihan menjadi partai oposisi dan wacana regenerasi kepemimpinan yang dipelopori faksi kaum muda ini membuat dinamika politik semakin memanas.

Sementara faksi kaum tua terus berupaya menggalang kekuatan didaerah-daerah dengan agenda mempercepat munas dan berupaya lebih bersahabat dengan pemerintah yang berkuasa. Nuansa hegemoni kaum tua (status quo) ini kembali dipertanyakan dan secara fakta merosotnya perolehan suara partai dalam Pileg dan kekalahan pada Pilpres 2009, membuat orang-orang muda partai berlambang beringin ini angkat bicara.

Hal tersebut terungkap dalam sebuah diskusi bertajuk Agenda Perubahan Partai Golkar – Mengembalikan Peran Generasi Muda Dalam Dinamika Politik Partai Golkar di Gelanggang Generasi Muda Bandung, Jalan Merdeka 64, Sabtu (8/8).

Acara diskusi ini diselenggarakan oleh Anak-Anak Muda Partai Golkar Jabar, menampilkan para pembicara; Indra J. Piliang tokoh muda Partai Golkar, Yudi Chrisnandi Kandidat Ketum Partai Golkar, Bima Arya pengamat politik nasional, dan Tjetje Padma politisi senior Jabar.

Menurut Indra J. Piliang yang disebut-sebut sebagai Manajer TIM Kampanye Yudi, betapa pentingnya regenerasi ditubuh Partai Golkar saat ini, mengingat tantangan kompetisi di tahun 2014 semakin berat.

Indra mempertanyakan “Sebagai partai yang cukup lama dan mapan kenapa Partai Golkar mengalami trend penurunan suara yang cukup signifikan pada pemilu tahun 2009, dibanding Partai Demokrat yang usianya baru seumur jagung”

Dalam kaitan itu indra menyarankan perlunya perubahan dalam tubuh Partai Golkar secara mendasar, terutama perubahan dalam bentuk pemikiran (idea) dalam menyesuaikan dengan kondisi masa kini dan komposisi dengan lebih banyak merekrut generasi muda.

Pasca kekalahan dalam Pilpres, Indra menyarankan “Lebih baik Partai Golkar tak terlibat dalam pemerintahan dan Calon Ketua Umum Partai Golkar kedepan jangan jadi Mentri dalam kabinet SBY”. Kata Indra. Admin
Selengkapnya...

15 Juli 2009

STADION KEBANGGAAN JAWA BARAT

PKD - Rencana pembangunan stadion utama jabar di gede bage yang sudah lama digagas sebentar lagi memasuki tahapan konstruksi. Untuk itu kini pemerintah Kota Bandung melalui Distarcip telah mempersiapkan tahapan tender bagi pelaksana proyek yang menelan hampir 600 milyar lebih.

Bukan sekedar menyenangkan warga bandung, pembangunan stadion sepakbola di Kota Bandung merupakan sebuah kebutuhan. Sampai sekarang Kota Bandung belum memiliki stadion sepak bola representatif, selama ini pertandingan kompetisi tingkat nasional yang digelar di Kota Bandung masih menggunakan Stadion Siliwangi milik Kodam Siliwangi.

Keberadaan stadion sepakbola yang representatif yang bersatndar internasional sangat dibutuhkan, mengingat daya tampung stadion yang ada sudah tidak mampu menampung baik dari sisi kapasitas jumlah penonton maupun dari sisi fasilitas penunjang.

Dampak Positip
Jika tidak ada aral, masyarakat Kota Bandung bisa menikmati pertandingan sepak bola di stadion terbesar di jabar ini pada tahun 2012, karena pembangunan stadion utama jabar itu sendiri jika sesuai rencana akan rampung pada akhir 2011, oleh karena itu masyarakat Kota Bandung harus bersabar, menunggu 3 tahun lagi.

Sebagaimana sarana umum lainnya keberadaan stadion sepak bola diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat Fasilitas ini pada akhirnya harus bisa memberikan nilai tambah baik terhadap prestasi olah raga sepakbola itu sendiri maupun nilai tambah kepada pertumbuhan ekonomi di Kota Bandung.

Dari sisi prestasi olah raga sepakbola terutama prestasi kesebelasan PERSIB, harus lebih baik lagi, meskipun untuk musim kompetisi tahun 2009, PERSIB sudah tidak bisa lagi mendapat suntikan dana dari APBD.

Keberadaan stadion utama jabar setidaknya bisa memberikan inspirasi kepada pembenahan persepakbolaan di Kota Bandung khususnya dan jabar umumnya, bahwa olahraga sepakbola bisa menjadi sebuah industri.

Begitu pula dampak posiitip terhadap pertumbuhan ekonomi, keberadaan stadion utama jabar bisa memberikan nilai tambah, berupa adanya peluang lapangan pekerjaan di dunia bisnis olah raga, seperti perdagangan acesoris olahraga, kuliner dan usaha jasa lainnya. ADMIN


Selengkapnya...

Kang Dada SHOW

Pernyataan Kang Dada


"PKD - Saya tidak akan segan-segan memberhentikan para pejabat/lurah yang mengelola bawaku pangan, bila terbukti menyalahgunakan"

PKD - "Lakukan Gerakan Revolusioner P4LH bersama warga kota, Tiada hari tanpa menanam pohon, tiada hari tanpa buat sumur resapan, tiada hari tanpa lepas burung"

PKD - "Apapun yang saat ini menurut dewan masih belum baik, maka akan kami perbaiki. Namun semua juga akan dilakukan dengan bertahap. Jadi tidak bisa dilakukan sekaligus," Walikota - Tribun Jabar Online)

PKD - "Pemkot punya 7 program prioritas, ketujuhnya sangat penting untuk masyarakat sehingga memiliki prioritas yang sama. Perbaikan jalan untuk kepentingan umum memiliki priotas sama dengan pendidikan dan kesehatan serta ekonomi," Walikota - Tribun Jabar Online)

PKD - WALI KOTA BANDUNG DADA ROSADA MINTA AGAR PARA PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)AKTIF MENGHARGAI DAN MENGHORMATI PARA PENSIUNAN. TRIBUN

"ANGGARAN UNTUK PEMBEBASAN LAHAN SUDAH ADA. RTH HANYA NAMANYA, NANTI SEBAGIAN BISA KITA GUNAKAN UNTUK LAHAN PLTSA, YANG LAIN NANTI UNTUK RTH," TRIBUN

Kegiatan Pemkot

"PKD - Kepala BPLHD Dandan Riza Wardhana "Saat kegiatan Car Free Day, pencemaran udara di Jalan Dago menurun secara signifikan," detikbandung PKD - KEPALA SATUAN POLISI PAMONG PRAJA FERDI LIGASWARA : “MENJELANG DIRGAHAYU KE-200 KOTA BANDUNG, PEMKOT BANDUNG LAKUKAN RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) YANG ADA DI SEPUTARAN ALUN-ALUN KOTA BANDUNG KE BASEMENT ALUN-ALUN” PKD - "KALAU SEKARANG MENDAPATKAN PENGHARAGAAN BEST EFFORT KAMI TENTU MENSYUKURI ITU, TAPI KAMI TIDAK PUAS DENGAN HASIL INI. PENILAIAN HARI INI HARUS MENJADI EVALUASI BESAR-BESARAN BAGI PEMKOT BANDUNG," NANANG SUGIRI WAKIL KETUA KOMISI C DPRD KOTA BANDUNG (Tribun Jabar) PKD - TERKAIT KEBERADAAN FACTORY OULET (FO) BARU DI JALAN IR H DJUANDA NO 92,94, DAN 122 KEPALA BPPT REKOTOMO MENGATAKAN "SESUAI KEBIJAKAN PAK WALI KOTA TIDAK BOLEH MENGELUARKAN IZIN USAHA FO, MAKANYA TAK MUNGKIN BPPT MENGELUARKAN IZIN USAHA," PKD - KEPALA BADAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU (BPPT) REKOTOMO "SAYA TIDAK TAHU BERAPA MINIMARKET YANG TAK BERIZIN TAPI SAYA AKHIR APRIL LALU TELAH MENYERAHKAN DAFTAR MINIMARKET YANG MEMILI IZIN KE SATPOL PP UNTUK DITINDAKLANJUTI, " (TRIBUN) PKD - DINAS KEUANGAN DAN PENGELOLA ASET DAERAH (DKPAD) KOTA BANDUNG MENAKSIR PENDAPATAN DARI SEWA ASET MILIK PEMKOT BANDUNG PADA 2010 MENCAPAI RP 11,3 MILIAR. PENDAPATAN DARI SEWA ASET DI KOTA BANDUNG MASIH RELATIF KECIL. TAHUN SEBELUMNYA, PENDAPATAN DARI SEWA ASET HANYA MENCAPAI RP 8,5 MILIAR. (PR). PKD- KEPALA DINAS PENDIDIKAN KOTA BANDUNG, OJI MAHROJI : PENDAFTARAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN 2010/2011 MASIH MEMBERLAKUKAN SISTEM KLUSTER. TRIBUN

berbenah menuju jabar

bagaimana pembangunan kota Bandung ; era Kang Dada?

fakta integritas

fakta integritas
BANDUNG ZERO CORRUPTION MOVEMENT